lelucon
Seringnyakah kau merasa seperti itu
menempatkan diri sebagai pihak yang paling tersakiti
menempatkan sudut pandang gelap hanya tertuju padamu
memempatkan neraka selalu dalam hidupmu
berlagak bak hidup tanpa kasih
berteman dengan belati yang membunuh
bersahabat dengan perisai yang bersembunyi dibalik sayap
selalu selalu selalu
mengibaratkan diri adalah korban
apakah belati itu memenggal kepalamu???
Apakah perisai itu mengoyak-ngoyak tubuhmu???
LELUCON kah hidupmu itu???
Karena selalu menempatkan diri sebagai kisah tak berarti
kisah berkarat yang tak memiliki arti
LELUCON kah hidupmu???
terus membahas bekas luka yang tak pernah hilang
terus menyibak busuknya tingkah yang terkenang
itu LELUCON kah???
Menurutku itulah CINTA saat belati dan perisai memenggal kepala tanda tak ada lagi logika yang menjadi pegangan
perisai membunuh rasa kala luka yang tercipta itu menimbulkan bekas lalu menempatkan diri bak mayat hidup tanpa arti lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar